Mau Jual Laptop? Ini Cara Aman Bersihkan Harddisk

Anda mungkin sudah menghapus data-data pribadi Anda dengan aplikasi seperti SecureDelete. Kini file terhapus tersebut sudah tidak dapat di-recovery. Namun, mungkin sebelumnya Anda pernah menghapus file sensitif secara normal. Bagaimana cara agar file tersebut tidak dapat di-recovery? Jawabannya adalah wipe disk.

Wipe disk atau menghapus seluruh isi disk berbeda dengan memformat disk. Jika Anda memformat disk maka semua file akan hilang, sedangkan wipe disk memungkinkan file yang sudah ada tidak akan dihapus.

Ada banyak aplikasi wipe disk, namun karena waktu yang dibutuhkan untuk wipe disk relatif lama dan konfigurasi yang tidak jelas, ada baiknya Anda menggabungkan aplikasi Dummy File Creator dengan SecureDelete

Langkah-langkah yang dapat dilakukan yaitu:

  • Jalankan Dummy File Creator. Pilih folder tujuan di drive yang akan di wipe. Sebaiknya folder tujuan ini merupakan folder baru.

Wipe Disk

  • Jika free space pada drive tersebut lebih dari 1 GB, maka pilih pengaturan ukuran 1 GB. Jika free space kurang dari 1 GB, maka sesuaikan ukuran file yang akan Anda generate. Pastikan kapasitas RAM menjadi patokan Anda dalam mengatur file yang akan di-generate.
  • Atur jumlah file yang akan dibuat sehingga space pada drive tersebut akan menjadi penuh.
  • Klik tombol Create File. Jika drive belum penuh maka Anda dapat men-generate ulang file dummy.
  • Jalankan SecureDelete dan pilih folder yang berisi file-file yang baru Anda generate. Proses wipe folder pun berlangsung.

Apa yang telah terjadi yaitu semua space pada hardisk telah penuh lalu dihapus secara aman dengan SecureDelete. Kini free space tidak terdapat file-file yang dapat di-recovery. Anda pun tidak perlu takut melepas harddisk, flashdisk atau memory card Anda ke orang lain.